KENDARI. Sultraupdate. id– Polda Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat melalui program “Jumat Curhat”. Kali ini, kegiatan tersebut digelar bersama Komunitas Burung Kendari di Maimo Cafe & Bistro, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita ini dihadiri perwakilan sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Sultra, mulai dari Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditlantas, hingga Bid Dokkes. Hadir pula para anggota Komunitas Burung Kendari dan pegiat kicau mania yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Perwakilan Subdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Sultra menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program rutin nasional kepolisian sebagai ruang dialog dua arah antara aparat dan masyarakat.
“Melalui Jumat Curhat, kami ingin mendengar langsung keluhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, Ketua Komunitas Kicau Mania, Qadri, menyoroti peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan. Ia menyebut, penyalahgunaan narkotika berpotensi memicu tindak kriminal lain seperti pencurian dan kekerasan jalanan.
“Kami berharap ada pendekatan edukatif yang lebih masif hingga ke tingkat RT dan desa agar peredaran narkoba bisa dicegah sejak dini,” kata Qadri.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan akan memperkuat sosialisasi bahaya narkoba serta meningkatkan patroli di wilayah rawan.
Keluhan lain datang dari Aris yang menyoroti truk pengangkut material tanpa penutup bak. Material seperti pasir dan kerikil yang berjatuhan di jalan dinilai membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Pihak kepolisian melalui Ditlantas menyatakan akan meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Isu kejahatan siber juga menjadi perhatian. Adi, salah satu peserta, mengungkapkan keresahan masyarakat terhadap maraknya penipuan online.
“Penipuan online semakin canggih. Kami butuh edukasi agar masyarakat tidak mudah menjadi korban,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, kepolisian berkomitmen memperkuat literasi digital dan sosialisasi pencegahan kejahatan siber di tengah masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan penuh dialog konstruktif. Program Jumat Curhat diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi efektif antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara.







Komentar