PT MLP Dorong UMKM Langgikima Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Ritel Modern

KONAWE UTARA. SULTRAUPDATE.ID-Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas terus dilakukan PT Makmur Lestari Primatama (MLP).

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan menghadirkan program “UMKM Naik Kelas Bersama SEHATI (Sertifikasi, Higiene, dan Sanitasi)” guna memperkuat kapasitas pelaku usaha rumahan agar siap menembus pasar ritel modern.

Program yang digelar di Aula RM NKR Pariama, Senin (29/6/2026), diikuti 18 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kecamatan Langgikima. Para peserta yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga hadir membawa produk unggulan mereka dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing usaha.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PT MLP dalam mendorong masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan agar tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, PT MLP menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kolaborasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan standar higiene, sanitasi, serta pengurusan legalitas Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

BACA JUGA :  Jaga Stamina Saat Puasa, KTT PT MLP dan PT KES Ingatkan Pekerja Prioritaskan Safety

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Tuti Ngade, S.KM., mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT MLP dalam mendukung perkembangan produk lokal.

“Kami dari Dinas Kesehatan bersama DPMPTSP mendukung penuh program SEHATI ini. Higiene dan sanitasi bukan sekadar persyaratan administrasi, tetapi menjadi pondasi penting dalam menjaga kepercayaan konsumen. Dengan pendampingan dan kemudahan akses perizinan PIRT, produk lokal Konawe Utara memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing secara sehat,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan perwakilan Tim Penggerak PKK Kecamatan Langgikima, Marlina. Menurutnya, edukasi mengenai legalitas produk menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan para pelaku UMKM, khususnya perempuan yang aktif menggerakkan ekonomi keluarga.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu para pelaku UMKM. Kini mereka memahami bahwa produk yang higienis dan memiliki izin resmi merupakan syarat penting agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” katanya.

BACA JUGA :  Momentum Isra Miraj 1446 H Kita Jadikan Contoh Tauladan Nabi Besar Muhammad SAW

Sementara itu, Supervisor External PT MLP, Riza Wicaksono, menegaskan bahwa program SEHATI merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurutnya, berbagai produk lokal yang dihasilkan masyarakat memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan standar mutu dan legalitas yang memadai.

“Kami ingin produk-produk lokal dari Langgikima dan Konawe Utara memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Ke depan, kami berharap produk tersebut dapat masuk ke Koperasi Desa, Alfamart, Indomaret hingga jaringan ritel modern lainnya. Produk lokal harus mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” jelas Riza.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut juga diisi dengan sesi konsultasi interaktif terkait proses pengurusan izin PIRT. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung agar lebih memahami tahapan administrasi dan persyaratan yang diperlukan.

Melalui program ini, PT MLP berharap peningkatan kualitas produk serta legalitas usaha dapat menjadi pintu pembuka bagi UMKM lokal untuk berkembang lebih jauh, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Komentar