Wabup Konawe Salurkan Bibit Durian Dan Saprodi, Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas

KONAWE. SULTRAUPDATE.ID– Pemerintah Kabupaten Konawe terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program pemberdayaan petani. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan bibit durian unggul dan sarana produksi (saprodi) kepada kelompok tani di Kecamatan Onembute, Kamis (16/7/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., sebagai bagian dari program pengembangan hortikultura yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Konawe, Camat Onembute, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa durian merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki prospek ekonomi sangat menjanjikan. Tingginya permintaan pasar terhadap durian berkualitas, menurutnya, menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan pendapatan melalui budidaya yang berkelanjutan.

“Durian yang berkualitas memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mendorong peningkatan produksinya agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  -PRB, Apdesi, Dan Pers Gagas Kerjasama Pembentukan Desatana di 159 Desa

Ia menjelaskan, keberhasilan program bantuan tidak hanya bergantung pada pemerintah sebagai penyedia bantuan, tetapi juga pada keseriusan para petani dalam menanam, merawat, dan memelihara tanaman hingga menghasilkan produksi yang optimal.

Karena itu, para penerima bantuan diminta memanfaatkan bibit dan sarana produksi yang telah diberikan secara maksimal sesuai petunjuk teknis budidaya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan keberhasilan program pengembangan hortikultura di daerah.

Selain menyalurkan bibit durian unggul, pemerintah juga memberikan berbagai sarana produksi pertanian guna mendukung proses budidaya di lapangan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan program tersebut. Jika bantuan yang diberikan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, pemerintah akan mempertimbangkan penambahan bantuan pada tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA :  Kesbangpol Jabar Gelar Dialog Generasi Muda Lintas Suku dan Agama

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh pertanian, hingga para petani sebagai pelaku utama di lapangan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh kelompok tani untuk terus menjaga semangat gotong royong dan menjadikan program tersebut sebagai momentum meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui sektor pertanian.

Program penyerahan bibit durian dan saprodi ini mendapat sambutan positif dari para kelompok tani penerima manfaat. Mereka mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan komoditas hortikultura yang dinilai memiliki prospek ekonomi cerah dan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Pemkab Konawe optimistis sektor pertanian daerah akan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Komentar