Kendari, Sultraupdate.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Kendari masa khidmat 2025-2026 resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) PMII. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Hotel Azizah syariah Dengan mengusung tema besar: “Aksi Nyata PMII Untuk Indonesia”.Rahmat Almubaraq ketua PC PMII kota Kendari, Senin 11 Mei 2026
Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh perwakilan PB PMII, jajaran alumni Mabincap , dan Ketua PW IKA PMII), organisasi kepemudaan Cipayung plus ,serta kader dan anggota PMII se-Kota Kendari.
Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan PMII di ibu kota Sulawesi Tenggara dalam menjawab tantangan zaman.Transformasi dari Wacana ke Aksi Nyata Ketua Cabang PC PMII Kota Kendari yang baru dilantik, Rahmat Almubaraq, dalam pidato perdananya menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya,
PC PMII kota Kendari akan fokus pada gerakan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan daerah.”Tema ‘Aksi Nyata’ bukan sekadar narasi. Kami ingin PMII Kendari hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
Baik itu dalam pengawalan kebijakan publik di Kota Kendari, pemberdayaan ekonomi kreatif kader, hingga respons cepat terhadap isu-isu sosial-kemanusiaan.
Kami ingin setiap gerak PMII dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Kendari,” ujar [Rahmat Almubaraq].
Pesan dari Pengurus Besar perwakilan dari PB PMII Ketua Bidang Kaderisasi PB PMII dalam sambutannya berpesan agar pengurus yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat literasi teknologi di era digital.”
PC PMII kota Kendari memiliki potensi kader yang besar. PB PMII berharap PC PMII Kota Kendari mampu menerjemahkan nilai-nilai Aswaja sehingga tidak hanya Menjadi corong kaderisasi Indonesia timur TPI seluruh Indonesia, dalam bentuk inovasi digital dan aksi lapangan yang konkret. Indonesia butuh pemuda yang tidak hanya pintar berteori, tapi berani mengeksekusi solusi,” tegasnya.Fokus Program Kerja ke Depan
1 Penguatan Kaderisasi
Menghadirkan pola pendidikan formal dan non-formal yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan teknologi.
2.Advokasi Kerakyatan: Menjadi mitra kritis pemerintah kota dalam mengawal isu-isu lingkungan, tata ruang, dan kesejahteraan masyarakat.
3. Digitalisasi Gerakan
Memanfaatkan platform digital untuk penyebaran nilai-nilai moderasi beragama dan counter-narasi terhadap paham radikalisme.
Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan langkah awal dari pengabdian panjang. Di bawah nahkoda baru, PC PMII Kota Kendari siap bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, modern, dan tetap setia pada garis perjuangan rakyat. Era baru telah dimulai, dan aksi nyata untuk Indonesia kini menjadi harga mati yang akan diperjuangkan lewat karya, inovasi, dan dedikasi.”.







Komentar