KONAWE UTARA. Sultraupdate.Id- Harapan baru hadir bagi masyarakat Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa resmi diresmikan dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan bakti sosial. Jumat, (21/8/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Bupati Konawe Utara Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., serta Kepala Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Kaster TNI) Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi. Kegiatan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat.
Turut hadir perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara, perwakilan PT ANTAM Tbk., Forkopimda Konawe Utara, para camat, kepala desa se-Kecamatan Sawa, serta masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda mengacu pada dokumen Nomor 261/0505/DAT/2026 tertanggal 10 Februari 2026. Kehadiran jembatan ini ditujukan untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan infrastruktur sekaligus mempercepat mobilitas dan pemerataan pembangunan.
Salah satu jembatan yang dibangun berada pada jalur penghubung Desa Ulu Sawa dan Desa Taipa. Jembatan tersebut memiliki bentangan sepanjang 87 meter dan memberikan manfaat langsung kepada 929 jiwa atau 374 kepala keluarga.
Dengan adanya akses baru ini, masyarakat dapat memangkas jarak perjalanan hingga sekitar 8 kilometer. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan dalam mobilitas sehari-hari, tetapi juga pada sektor ekonomi, pendidikan, sosial hingga pelayanan masyarakat.
Secara konstruksi, jembatan tersebut merupakan jembatan gantung simetris dengan konstruksi baja penuh tanpa menggunakan material kayu. Salah satu spesifikasinya memiliki bentangan antar-tower sepanjang 50 meter, lebar lantai 1,630 meter, serta tower utama berbahan pipa berukuran 7 inci dengan ketinggian 12 meter.
Konstruksi juga menggunakan sling utama galvanis berdiameter 38 milimeter dan lantai berbahan plat bordes dengan ketebalan 4,5 milimeter. Secara teknis, jembatan mampu menahan beban sekitar 20 hingga 25 orang. Namun, demi menjaga keselamatan dan memperpanjang usia konstruksi, penggunaannya dibatasi sekitar 5 hingga 10 orang dalam satu waktu.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan membuka keterisolasian wilayah.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Kodam XIV/Hasanuddin dan PT ANTAM Tbk., dengan melibatkan prajurit TNI bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.
Bupati Konawe Utara H. Ikbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, PT ANTAM Tbk., serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta PT ANTAM Tbk. yang telah hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Bupati H. Ikbar.
Menurut Ikbar, pembangunan infrastruktur tidak sekadar menghadirkan sarana penghubung secara fisik, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai peluang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
“Jembatan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung harapan masyarakat. Setelah bertahun-tahun masyarakat menghadapi keterbatasan akses, hari ini kita melihat hadirnya infrastruktur yang dapat memangkas jarak, memperlancar mobilitas dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut secara bijak. Menurutnya, kesadaran bersama dalam merawat fasilitas publik menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Konawe Utara.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda turut dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.







Komentar