Terima Kasih Presiden RI, Revitalisasi SD–SMPN Satap 4 Konawe Selatan Tingkatkan Kualitas Belajar

Konawe Selatan. Sultraupdate. Id– Wajah SD-SMPN Satap 4 Konawe Selatan, Kecamatan Angata, kini berubah signifikan. Melalui Program Revitalisasi Sekolah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), sekolah yang berada di wilayah pedesaan Sulawesi Tenggara ini resmi menuntaskan pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan baru yang dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2025.

Program revitalisasi tersebut mencakup pembangunan ruang belajar siswa SD, UKS SD dan SMP, ruang administrasi, Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, serta fasilitas MCK. Seluruh bangunan dikerjakan dalam kondisi bangunan baru dan kini telah selesai 100 persen.

Menariknya, pembangunan dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah, dengan melibatkan panitia internal serta guru yang memiliki keahlian di bidang konstruksi. Langkah ini tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap sarana pendidikan.

Kepala SD-SMPN Satap 4 Konawe Selatan, Muhammad Ashari, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh panitia pembangunan yang telah bekerja maksimal hingga program revitalisasi dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai harapan.

BACA JUGA :  Bawaslu Konawe Utara Lakukan Kordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Dengan Disdukcapil

Ia menegaskan bahwa kehadiran fasilitas baru ini menjadi energi baru bagi seluruh warga sekolah, baik tenaga pendidik maupun peserta didik, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Bantuan revitalisasi ini sangat berarti bagi kami. Sarana dan prasarana yang sebelumnya terbatas kini jauh lebih layak dan nyaman. Atas nama seluruh guru dan siswa, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Kemendikbudristek, dan juga pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas perhatian besar terhadap pendidikan di daerah,” ungkap Muhammad Ashari, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang lebih optimal dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Sambut 216 Mahasiswa KKN Dari Unilaki, Bupati Konut Mengajak Dukung Program P2KP

Meski demikian, pihak sekolah masih menyimpan harapan lanjutan. Sejumlah ruang kelas tingkat SMP yang dibangun sejak 2008 dan 2010 kini mengalami kerusakan serius akibat usia bangunan yang sudah tua.

Beberapa ruang kelas dilaporkan mengalami pelapukan kayu, plafon yang mulai runtuh, serta retakan pada pondasi, sehingga kenyamanan dan keamanan proses pembelajaran menjadi perhatian serius.

“Ke depan, kami berharap sekolah ini kembali mendapatkan bantuan revitalisasi, khususnya melalui jalur afirmasi, untuk rehabilitasi ruang kelas SMP. Bangunan lama tersebut sudah tidak pernah direhabilitasi secara menyeluruh dan kondisinya kini kurang layak digunakan,” harapnya.

Dengan rampungnya revitalisasi tahap awal ini, SD-SMPN Satap 4 Konawe Selatan optimistis dapat melangkah lebih maju. Sekolah ini berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat agar pemerataan mutu pendidikan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok daerah.

 

 

Komentar