Kendari, Sultraupdate.id – Aksi perusakan fasilitas hingga ancaman pembakaran di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari memicu keprihatinan publik. Insiden ini diduga kuat melibatkan seorang oknum alumni berinisial HKR yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Konawe Utara (Konut), bersama sejumlah pihak luar kampus.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah sorotan publik atas dugaan kasus kekerasan antara senior dan junior di kampus tersebut. Aksi perusakan dan dugaan percobaan pembakaran fasilitas UIN Kendari ini disinyalir telah direncanakan sebelumnya.
Selain aksi pembakaran yang sempat berlangsung di area kampus, beredar pula ancaman susulan yang membidik Sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Melalui unggahan di media sosial, HKR diduga melontarkan narasi provokatif berupa ancaman untuk mendatangi dan membakar sekretariat lembaga kemahasiswaan tersebut.
Tindakan oknum pendidik yang justru memobilisasi massa luar dan memicu kerusuhan di almamaternya ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak.
Merespon dinamika tersebut, pihak humas kampus UIN Kendari melaporkan peristiwa yang terjadi kepada Polresta kendari
Selain daripada itu KBM UIN Kendari mendesak pimpinan UIN Kendari dan aparat kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas, Penegakan hukum yang transparan dan tuntas terhadap seluruh pelaku dinilai sangat krusial demi menjamin keamanan serta mengembalikan kondusivitas lingkungan akademik.







Komentar